Kiat Berbohong Jika (Terpaksa) Main Serong

Posted by Ganas003 on September 14, 2019 in

Sebelum menandakan lebih jauh, coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung. Makara kami bukan mengajarkan apalagi menganjurkan untuk bermain api. Kiat ini hanya boleh dipakai kalau memang sedang terpaksa untuk memadu kasih dengan yang bukan pasangan resmi.


Meskipun sulit bagi kami mendapatkan situasi macam apa yang sanggup menciptakan Bung terpaksa melaksanakan “kebandelan” itu. Karena bahwasanya menduakan atau tidak itu cuma soal pilihan. Tapi ya sekali lagi untuk melakukannya memang butuh skill kalau tak mau gampang tertangkap.


Panggilan Khas Bukan Karena Sekedar Sayang, Tapi Agar Tak Praktis Keliru Panggil


 coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung Kiat Berbohong Kalau (Terpaksa) Main Serong


Mungkin Bung merasa asing dan kaku memanggil pasangan dengan sebutan khusus, macam Sayang, Dek, Cinta atau lainnya. Tapi kalau hendak main serong, mau tak mau Bung harus mulai membiasakan diri memanggil dengan sebutan-sebutan macam ini.


Untuk apa? Percayalah suatu dikala di suatu masa, di tengah situasi asik masyuk akan ada momen dimana Bung salah memanggil nama nona. Sesederhana ketika chat atau ketika tatap muka. Dan akan sulit berkelit kalau insiden salah panggil ini terjadi.


Nah untuk menghindari kecelakaan macam ini biasakan untuk memanggil dengan sebutan khusus. Paling kondusif dengan menyamakan seluruh panggilanke semua pasangan yang Bung punya. Makara kalaupun hingga salah berkirim pesan tak bakal terlalu mencolok alasannya sebutan yang sama.


Cukup Berbohong Pada Satu Pihak, Jangan Sampai Kepada Keduanya


 coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung Kiat Berbohong Kalau (Terpaksa) Main Serong


Percayalah, berbohong pada satu orang saja sudah cukup sulit. Apalagi kalau harus lebih dari satu. Sementara tidak sanggup tidak, urusan perselingkuhan niscaya erat kaitannya dengan kasus bohong membohongi.


Guna menghindari situasi makin rumit, jangan Bung coba-coba untuk berbohong kepada kedua pasangan yang Bung punya. Ketika mendekati yang baru, jujurlah bahwa sebelumnya Bung sudah punya pasangan. Makara kalaupun jadinya relasi berlanjut, nona tersebut sudah paham risikonya.


Di depan ia yang gres itu, Bung tak perlu sembunyi-sembunyi mendapatkan panggilan dari pasangan resmi. Atau kalau tiba-tiba membatalkan janji bertemu alasannya pasangan resmi curiga, Bung tinggal bilang sejujurnya kepada teman bermain api itu tanpa perlu mengarang cerita.


Samakan Persepsi Soal Status Dengan Dia Yang Bung Ajak Main Api


 coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung Kiat Berbohong Kalau (Terpaksa) Main Serong


Ini penting Bung! Sebelum menyalakan api terlarang itu samakan dulu untuk apa api itu dinyalakan. Tanyakan kepadanya apa yang diharapkan dari relasi kalian tersebut. Pasalnya jenis-jenis relasi itu banyak dan berlapis-lapis.


Sebutlah mulai dari Teman Tapi Mesra hingga Teman Tapi Menikah. Jangan hingga Bung berharap relasi sanggup dilanjut hingga jenjang komitmen nikah dan siap meninggalkan pasangan sebelumnya, sementara si ia malah sejatinya cuma menganggap Bung teman “bermain” dikala senggang belaka.


Belajar Tertawa Ketika Dicurigai, Jangan Malah Marah


 coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung Kiat Berbohong Kalau (Terpaksa) Main Serong


Ketika pasangan melontarkan kecurigaannya jangan lantas segera marah. Karena reaksi negatif macam ini akan jadi sinyal penguat bahwa Bung sedang tidak setia. Apalagi kemarahan biasanya akan berujung pada laga argumen yang menguras emosi.


Ketika emosi sudah mengkremasi dada, biasanya logika akan menurun. Gawatnya kekuatan logika amat diharapkan ketika Bung hendak berbohong. Pastinya akan repot ketika Bung terbakar emosi sementara pasangan mendesak minta klarifikasi Bung kemarin pergi kemana. Jika hal macam ini terjadi besar kemungkinan klarifikasi yang diberikan tak masuk kecerdikan dan pasangan akan makin meragukan kebohongan yang dibuat.


Terakhir, Ingatlah Sering Berbohong Bikin Tubuh Lekas Sakit


 coba Bung perhatikan dulu kata yang di dalam tanda kurung Kiat Berbohong Kalau (Terpaksa) Main Serong


Selingkuh sanggup jadi Bung anggap menyenangkan, tapi tanpa disadari akan merusak tubuh. Salah satunya alasannya secara terus menurus diharuskan berbohong. Ini bukan omong kosong alasannya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Anita Kelly, PhD – seorang profesor asal University of Notre Dame, disebutkan bahwa orang yang lebih sedikit melaksanakan kebohongan mempunyai resiko keluhan kesehatan yang jauh lebih sedikit.


Orang yang berbohong akan memproduksi lebih banyak adrenaline dalam tubuhnya. Sesekali mungkin tidak akan berdampak. Namun kalau produksi ini dilakukan terus menerus secara berlebihan badan akan mencicipi efek buruknya.


Kontraksi otot-otot kepala dan wajah berlebihan akhir meningkatnya hormon adrenalin sanggup mengakibatkan sakit kepala, mulai dari yang ringan hingga berat. Produksi hormon adrenalin yang berlebihan juga akan meningkatkan kinerja jantung dan mengakibatkan kontraksi pada pembuluh darah, sehingga sanggup mengakibatkan banyak sekali risiko penyakit, menyerupai darah tinggi, gangguan jantung, gangguan ginjal, dan stroke.


Hormon lain yang juga diproduksi secara berlebih ketika berbohong ialah Kortisol. Aktivitas hormon kortisol berlebih sanggup mengakibatkan pementingan pada kerja sistem reproduksi, sehingga sanggup mengakibatkan turunnya gairah seksual. Selain itu Kortisol berlebih akan mengakibatkan gangguan absorpsi kalsium dalam tulang sehingga meningkatkan risiko terkena osteoporosis.


Hal-hal itu gres sebagian kecil dari efek jelek berbohong bagi kesehatan fisik. Jangan hingga punya pasangan lebih dari satu tapi gairah seksual justru menurun dan terkena tulang keropos. Saran kami Bung, usahakan tetap setia nampaknya itu lebih baik.