Pidato Joko Widodo Soal ‘Berantem’ Tak Kunjung Adem, Ormas Di Yogya Pun Melaporkannya Ke Empat Forum Negara

Posted by Ganas003 on Agustus 25, 2019 in

Pidato ‘Berantem’ Jokowi ternyata berbuntut panjang. Meskipun banyak yang membelanya karena bermakna kiasan guna menunjukkan semangat terhadap relawan. Namun, ormas di Yogyakarta yang menamakan dirinya Indonesia Court Monitoring (ICM) melaporkannya ke empat forum negara sekaligus yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawan Pemilu (Bawaslu), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).


“Bagi kami ini sangat berbahaya alasannya yakni Bapak Joko Widodo dimandatkan sebagai Presiden Republik Indonesia hingga 2019. Beliau yakni panglima tertinggi Tentara Nasional Indonesia Polri. Beliau pula yang mengangkat Kepala Badan Intelijen Negara,” ujar Direktur ICM Tri Wahyu KH dilansir dari CNN Indonesia.


Mencederai makna pemilu damai, yakni poin yang ditekankan Wahyu atas pengaduannya. Terlebih lagi konflik horizontal sanggup saja terjadi karena masyarakat dan relawan sanggup saja mempunyai penafsiran berbeda atas pidato tersebut. Sehingga ICM yang merasa prihatin pun mengadukannya.


Wahyu menambahkan ada dua pertimbangan yang mendasari aduan itu. Pertama, alinea ke empat Undang-Undang Dasar 45 bahwa pemerintah Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dan Kedua, Nawa Cita Presiden RI di Perpres 2 tahun 2015 butir pertama yaitu negara hadir memberi rasa kondusif dan nyaman.