Kiasan Yang Diucapkan Jokowi, Bikin Kebakaran Jenggot Dari Kepala Sampai Kaki

Posted by Ganas003 on Agustus 05, 2019 in

“Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi jika diajak berantem juga berani,” kata Jokowi kala pertemuan dengan relawan di Sentul.


Kata ‘berantem’ yang diucapkan Jokowi, menciptakan banyak kalangan kalang kabut. Banyak yang berpikiran jika Jokowi menyuruh relawannya untuk berani melaksanakan pertarungan dengan pihak atau dari kubu lain. Apalagi, Bung pun tahu, pada Pemilu empat tahun kemudian saja, perang lisan hingga ada jotos pernah terjadi. Adapun pernyataan yang dilontarkan orang nomor satu di Indonesia ini menuai banyak kontroversi.


Namun, Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi SP menyampaikan jika pidato Presiden Joko Widodo di Sentul yang menyinggung relawan supaya siap tabrak merupakan kiasan. Menurut Johan, tabrak yang diucapkan tak berarti dalam arti bekerjsama ialah baku hantam secara fisik.


“Saya kira yang disampaikan Pak Jokowi kiasan. Berantem jangan dikaitkan secara fisik,” kata Johan dikutip dari CNN Indonesia.


Tak ada nada provokatif terhadap pihak mana pun, kata Johan melanjutkan. Ia pun memintar supaya warga tak menyalahartikan makna dari pidato Pak Jokowi sebab bakal mengakibatkan perpecahan.  Sementara berdasarkan Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) menganggap pidato dari orang nomor satu tersebut untuk memperlihatkan suntikan semangat.


“Kalau tabrak secara fisik itu melanggar hukum. Saya hadir di sana, itu maksudnya untuk memberi semangat, bukan mengajak berkelahi,” kata JP Sihol Manulang.