Bagi Instruktur Garuda Muda, Harga Diri Bangsa Yaitu Segalanya

Posted by Ganas003 on Agustus 29, 2019 in

Beberapa instruktur biasanya bermain kondusif dalam tubruk tak memilih dengan menurunkan pemain pelapis kala timnya sudah memastikan daerah untuk melaju ke babak selanjutnya. Hal ini biasanya dilakukan alasannya instruktur ingin kondisi pemain utamanya sanggup tampil maksimal. Beda dari yang lain, pada Piala AFF U-16 2018, instruktur Fakhri Husaini justru tetap menurunkan beberapa pemain pada dasarnya kala melawan Kamboja meskipun tiket semifinal sudah dipastikan di tangan.


Pelatih yang kerap memakai topi tersebut beralasan bahwa dia tidak ingin menggadaikan harga diri timnas. Alhasil dia tetap memainkan beberapa pemain inti di tubruk tanpa arti bagi Indonesia yang sudah memastikan melaju ini.


“Tentu kami ingin menang. Semua instruktur ingin timnya selalu menang dan saya mustahil menggadaikan harga diri timnas dan bangsa dengan menargetkan seri ataupun kalah supaya menghindari suatu lawan tertentu,” ucap Fakhri Husaini dikutip dari Bolasport.com


Bagus Kahfi, Sutan Zico, maupun Fajar Faturahman tetap diturunkan pada tubruk tersebut. Alhasil permainan Indonesia pun mengganas dengan torehan yang memuaskan. Dengan memboyong empat gol ke gawang Kamboja tanpa balas. Pasukan garuda muda yang dipimpin Fakhri siap melibas siapa saja lawannya.


“Jadi, siapapun lawannya, nanti kami tetap menaruh respek dan kami siap melawan mereka,” pungkas Fakhri.