Tragedi Segitiga Bermuda Bukan Alasannya Ialah Ulah Iblis, Hal Ini Dijelaskan Eksklusif Oleh Ilmuwan Inggris

Posted by Ganas003 on Juli 08, 2019 in ,

Banyak spekulasi yang berkembang kala mendengar Segitiga Bermuda. Lautan yang membentang seluas 4 juta kilometer persegi di bab barat Samudra Atlantik Utara ini, kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis yang katanya bisa menelan apa saja yang lewat di sana. Mulai dari kapal bahari hingga kapal terbang, niscaya akan hilang.


Konon, banyak yang meyakini jika daerah ini merupakan rumah dari iblis. Namun para hebat di University of Southampton, Inggris, tak pernah lelah untuk mengkaji, mereka yakin ada hal yang sanggup diungkap dari misteri ini yang sanggup dijelaskan sebagai fenomena alam. Dan fenomena alam tersebut dikenal dengan nama “gelombang jahat” ibarat yang dilaporkan oleh The Sun.


Dalam sebuah film dokumenter yang bertajuk The Bermuda Triangle Enigma, para ilmuwan memakai simulator ruangan untuk membuat kembali gelombang tersebut. Gelombang monster itu berlangsung dalam waktu beberapa menit yang katanya mempunyai ketinggian mencapai 30 meter. Sehingga bisa membuat banyak bahtera tenggelam.


Peneliti pun mencoba membangun suasana yang konkret dengan membuat tiruan USS Cyclops, sebuah kapal besar yang hilang di Segita Bermuda pada tahun 1918. Dr Simon Boxall yang merupakan ilmuwan seorang hebat kelautan dan Bumi menyampaikan terlihat tiga angin kencang besar yang tiba secara bersamaan dari arah berbeda di sekitar Segitiga Bermuda, hingga membuat kondisi tepat untuk membentuk gelombang jahat.


“Ada angin kencang di selatan dan utara, yang tiba bersamaan. Jika ada suplemen dari Florida, itu bisa menjadi gugusan gelombang mengerikan yang berpotensi mematikan,” kata Dr Boxall.


Sang ilmuwan pun meyakini kapal bakal terbelah dua apabila diterjang gelombang jahat. Ia pun meyakini jika USS Cyclops pada ketika itu juga terbelah menjadi dua.


“Gelombang ini sifatnya curam, tingginya lebih dari 30 meter. Semakin besar kapal, semakin banyak kerusakan yang terjadi. Jika Anda bisa membayangkan gelombang liar dengan puncak di kedua ujungnya, ini bisa mematahkan kapal menjadi dua bagian. Apabila hal itu terjadi, kapal bisa karam dalam dua hingga tiga menit,” pungkasnya.