Kenali Tanda Jikalau Si Nona Memanglah Bagian Jiwa Bung, Jangan Ragu Untuk Menikahinya

Posted by Ganas003 on Juli 24, 2019

Kala melihat pasangan Bung sekarang, apa yang  ada dipikiran Bung? Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga? Pasti Bung bakal bertanya-tanya, “Apakah si nona dihadapanku yakni jodohku?” Bisa jadi ibarat itu ‘kan, Bung? Yap, Perkara jodoh atau tidaknya seseorang memang tidak ada yang tahu. Jalan dongeng cinta setiap orang berbeda, bahkan ada yang unik sekalipun. Semisal teman curhat jadi pasangan hidup.


Hal yang paling sanggup Bung lakukan ketika ini hanyalah berandai-andai dan menebak-nebak jikalau si nona yang menjadi pasangan Bung kini ini yakni jodoh Bung. Tetapi, sedari dulu kita pun mengetahui jikalau jodoh yakni belakang layar Ilahi. Sehingga tebakan kita pun sanggup salah apabila mengira jikalau si nona yang sudah menjalin kekerabatan dengan jangka waktu yang usang yakni memang bersama-sama jodoh.


Tetapi bukannya tak ada kisi-kisi jitu untuk melihat apakah si nona akan menjadi pendamping sehidup semati. Karena ada beberapa tanda yang sanggup Bung jadikan contoh jikalau si nona yang berada dihadapan Bung kini yakni istri di masa depan. Mau tahu Bung? Berikut gejala jikalau si nona memang jodoh Bung.


Merangkai Masa Depan Penuh dengan Harapan


 Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga Kenali Tanda jikalau Si Nona Memanglah Belahan Jiwa Bung, Jangan Ragu untuk Menikahinya


Pernikahan, menjadi topik yang selalu Bung dan si nona perbincangkan ketika tengah mengobrol. Obrolan wacana masa depan, menjadi topik menarik yang selalu kalian bahas. Dimana Bung sudah berbicara wacana cara mendidik anak, visi dan misi pernikahan, hingga mengatur jadwal liburan ketika Bung sudah berkeluarga nanti. Dari hal-hal kecil ibarat itu sudah menunjukan ada keseriusan antara kalian, dikala pasangan lain masih sibuk memikirkan hari esok ingin makan di mana dan ngopi di mana, Bung dan si nona sudah mulai merancang masa depan.


Bung Dapat Menjadi Diri Sendiri Tanpa Mencontoh Orang Lain


 Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga Kenali Tanda jikalau Si Nona Memanglah Belahan Jiwa Bung, Jangan Ragu untuk Menikahinya


Siapa yang betah Bung apabila dalam bersikap Bung selalu dibandingkan dengan orang lain, baik itu orang di sekitar si nona atau yang lebih pahitnya dengan mantannya si nona. Apabila Bung mendapatkan segala kekurangan si nona dan begitu pula sebaliknya, berarti ada kemungkinan jikalau berjodoh. Porsi pasangan yang mendapatkan kekurangan dan saling pengertian, yakni proses penanda di mana kalian sudah mempunyai tujuan yang sama dan sudah klop dalam kategori menjadi pasangan.


Rela Berkorban untuk Mencapai Suatu Tujuan


 Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga Kenali Tanda jikalau Si Nona Memanglah Belahan Jiwa Bung, Jangan Ragu untuk Menikahinya


Bung dan si nona niscaya mempunyai tujuan yang sama, yakni ingin terus bersama dan hidup bahagia. Sehingga memikirkan wacana ijab kabul yakni sesuatu yang terus Bung lakukan tanpa pernah bosan, hingga hal itu jadi kenyataan. Rintangan dan halangan kala menjalani kekerabatan niscaya ada, tidak ada satu pun kondisi yang menciptakan Bung terlepas dari jeratan pengujian kekerabatan yang rentan menciptakan Bung dan si nona berpisah. Namun jikalau Bung dan si nona sama-sama rela berkorban untuk mencapai satu tujuan. Pasti si nona yakni belahan jiwamu, Bung.


Kebiasaan yang Sama, Membuat Kalian Terlihat Pas apabila Terus Bersama


 Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga Kenali Tanda jikalau Si Nona Memanglah Belahan Jiwa Bung, Jangan Ragu untuk Menikahinya


Coba lihat apakah Bung dan si nona mempunyai hobi yang sama, meskipun tidak semua setidaknya ada beberapa kesamaan. Kesamaan tersebut sanggup menciptakan kekerabatan kalian berasa bersahabat dan erat. Namanya jodoh itu yakni cerminan diri dari eksklusif masing-masing, siapa tahu ketika Bung bersama si nona, Bung ibarat bercermin (dibaca: melihat diri sendiri). Atau kebiasaan yang terjadi kepadamu mungkin menciptakan si nona terbiasa hingga karenanya gemar melakukannya.


Bung Seolah Sedang Membenahi Diri ke Arah yang Lebih Baik


 Apalagi ditengah usia yang tengah matang untuk berumah tangga Kenali Tanda jikalau Si Nona Memanglah Belahan Jiwa Bung, Jangan Ragu untuk Menikahinya


Saling mengingatkan apabila mempunyai kesalahan, Bung selalu berterima kasih apabila ditegur kala sudah bersikap diluar batas. Begitu pun dengan si nona, yang selalu tersenyum dan mengucapkan hal yang sama ketika Bung tegur. Percayalah Bung, sebagian orang mungkin berpikir jikalau pacaran itu yakni kegiatan romantis dua orang yang selalu diselipi kata “cinta” disetiap harinya. Padahal, sebuah kekerabatan tak melulu soal cinta.


Kala Bung dan si nona saling berbenah diri guna menjadi eksklusif yang baik ke depannya, atau berusaha menuju taraf seorang suami berkualitas merupakan sebuah penanda bahwa si nona ingin jikalau calon suaminya nanti mempunyai eksklusif yang baik, sehingga dia kerap melontarkan kritik dan menegur untuk menciptakan Bung menjadi yang terbaik. Meskipun tidak di mata orang lain, tetapi di matanya sendiri.