Mereka Yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola

Posted by Ganas003 on Juni 14, 2019 in ,

Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak secara sifat tak bakal jauh berbeda dari kedua orangtuanya. Kali ini bukan sifat seorang anak yang sedang kita bahas Bung, namun menyoal perihal profesi seorang ayah yang diikuti oleh anaknya. Jejak seorang ayah di lapangan hijau nampaknya lebih berkilau di mata sang anak. Apalagi jikalau karirnya gemilang, dimana nama sang ayah selalu digaungkan bahkan menjadi nama kehormatan. Tak mungkin jikalau ia tak menjadi sorotan menyerupai Maradona yang hingga dibuatkan gereja khusus di Argentina.


Dalam sepak bola, sokongan nama besar ialah anugerah. Seperti Enzo Zidane yang merupakan anak dari Zinedine Zidane. Hal itu tentu menjadi penguat namanya hingga lebih dikenal oleh sebuah klub kala ia menjalani seleksi. Setidaknya, mata pencari talenta niscaya tertuju ke nama tersebut.


Tapi, permainan yang sebetulnya bukan kasus berlindung di balik nama besar, skill ialah hal utama yang harus bicara banyak ketika sang anak di lapangan. Selain Enzo Zidane, berikut ada beberapa pemain yang sedang meniti karir di sepak bola menyerupai sang ayah.


Bermain Di Posisi Berseberangan Tak Membuat Ia Diremehkan


Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak Mereka yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola


Kala layar beling di abad 2000-an banyak bek tangguh yang kita kenal dan salah satunya ialah Lilian Thuram. Namun, ketika ia mempunyai pendekar tak serta-merta menempatkan sang anak menjadi seorang bek handal mengikuti ayahnya. Ia malah justru menjadi striker, suatu posisi yang selalu menjadi lawan sang ayah dalam setiap langgar pertandingan bergulir.


Marcus Thuram, ialah nama sang anak yang kini menjadi striker di Ligue 1 dengan bergabung bersama Guingamp di usianya yang gres memasuki 20 tahun. Marcus Thuram sendiri sudah menjadi langganan timnas Prancis Junior semenjak usia 17 tahun.


Menurunkan Warisan Menjadi Juru Gedor yang Tak Terkalahkan


Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak Mereka yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola


Mendengar nama Devante Cole, apakah Bung tahu beliau merupakan pendekar dari siapa? Ayahnya merupakan salah seorang legenda di lini depan Inggris dan Manchester United. Dia ialah Andy Cole, Bung. Sang anak yang gres berusia 23 tahun sedang berusaha untuk mengikuti jejak ayahnya untuk menjadi striker handal, yang ditakuti pemain belakang dan penjaga gawang.


Menimba masa anabawang di Manchester Biru, dan sudah berpindah-pindah tim, jalan Devante Cole masih panjang. Terutama guna membuktikan jikalau dirinya sama bernafsu menyerupai sang ayah.


Tak Terbebani dengan Nama Besar, Justru Menjadi Motivasi untuk Terus Berkembang


Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak Mereka yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola


Nama besar seorang ayah yang terselip di nama sang anak, diyakini sanggup menjadi motivasi untuk menciptakan terus berkembang. Namun ditakutkan pula jikalau nama besar sanggup menjadi bumerang, layaknya sebuah beban. Apalagi jikalau sang anak tak sanggup bersinar menyerupai sang ayah.


Hal ini bisa terjadi kepada Justin Kluivert, tetapi ia seiring waktu berjalan, dirinya membuktikan jikalau ia memang pantas menyemat nama sang ayah yang dahulunya merupakan striker handal, Patrick Kluivert. Setelah sukses bersinar bersama Ajax Amsterdam, kini ia sedang mencoba iklim gres di Liga Italia dengan bergabung dengan AS Roma.


Anak Presiden Liberia Sekaligus Legenda AC Milan yang Bertahta


Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak Mereka yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola


Ayahnya dulu merupakan legenda AC Milan, yang mana menjadi orang Afrika pertama yang bisa mendapat gelar Ballon d’Or. Kini anaknya, tengah meniti karir menyerupai dirinya dulu dengan menjadi pesepakbola yang tengah bermain di tim anabawang Paris Saint-Germain. Sedangkan sang ayah sekarang, tidak menjadi alumni sepak bola kebanyakan yang menjadi pelatih. Namun, ia menjadi presiden di Liberia.


Lucunya, Timoty Weah, yang lahir di Amerika Serikat ia pun pernah menjadi bab timnas anabawang Amerika Serikat. Tidak membela negara yang dikepalai ayahnya.


Putra dari Seorang Pemain dan Pelatih Sukses di Sepak Bola


Buah jatuh tak jauh dari pohonnya ialah sebuah istilah yang menerangkan jikalau seorang anak Mereka yang Mengikuti Jejak Sang Ayah Menjadi Pesepakbola


Salah satu nama yang sukses sebagai instruktur dan pemain di abad kini ialah Zinedine Zidane, tak bisa dipungkiri ‘kan, Bung. Nah, dibalik nama tersebut, anak keempatnya rupanya juga bekerja sebagai pesepakbola, yakni Enzo Zidane.


Kala Zidane menukangi Real Madrid, sang anak pernah merasakan bermain di sana meskipun hanya beberapa ketika saja. Sekarang ia sedang dipinjamkan ke Swiss, FC Lausanne-Sport. Berada di bawah nama seorang Zidane ialah hal yang sulit, mungkin saja itu dirasakan oleh Enzo. Terlebih sang ayah sukses di dua dimensi sepak bola sekaligus.