Dengan Anggaran Rp 80 T, Kira-Kira Kemudahan Kelas Dunia Menyerupai Apa Bung Yang Kita Dapatkan?

Posted by Ganas003 on Juni 06, 2019 in

Rapat paripuna DPRD telah usai. Dana APBD di Jakarta pun telah ditetapkan adalah sebesar Rp 77,117 triliun, yang apabila dibulatkan menajadi Rp 80 Triliun. Angka tersebut sangatlah besar, namun berdasarkan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiga Uno, hal itu masuk akal alasannya Pemprov DKI Jakarta beralasan ingin membangun infrastruktur berkelas dunia. Meskipun bagi Sandi sendiri untuk membangun infrastruktur berkelas angka Rp 80 triliun masihlah kurang atau relatif kecil.


“Jadi banyak yang bilang APBD kita di Jakarta gede, iya lah, tapi Rp 80 triliun is small. Kita mau build world class infrastruktur,”kata Sandi dikutip dari Detik.


Lantaran angka yang masih kurang, Pemprov DKI pun mengambil langkah dengan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang bertujuan meningkatkan beberapa aspek yang sudah terkonsep. Skema KPBU ini bakal coba diterapkan pada LRT Jakarta fase II.


“Nggak akan cukup, jadi kita harus gaet juga KPBU. Konsepnya peningkatan governance, dengan efisiensi, transparansi, dan pelayanan. Makara ini yang kita ingin ke depannya, makanya fase ke II LRT aku buka ke KPBU,” kata Sandi.


“Dulu semua inject penyertaan modal daerah. Akhirnya crowding out karena uang pemerintah masukin ke BUMD, dijejelin nggak ada utang berdiri LRT,” tambahnya dikutip dari laman yang sama.