Apakah Penderita Lupus Bisa Hamil? Ini Penjelasannya


Apakah Penderita Lupus Bisa Hamil? Ini Penjelasannya

Kehamilan tentunya merupakan impian setiap wanita. Bahkan kehamilan juga sudah menjadi hak istimewa yang sangat berharga nilainya. Jika dulunya dokter menyarankan wanita penderita lupus untuk tidak hamil karena berbagai dampak tertentu. Lain halnya dengan sekarang. Benarkah penderita lupus bisa hamil? Berikut hal yang perlu dipersiapkan.

Pastikan Bahwa Penyakit Lupus Terkontrol

Kondisi tubuh yang sehat dan penyakit lupus yang terkontrol dengan baik tentunya akan membantu agar kehamilan dapat berjalan dengan baik dan tidak terjadi masalah apa pun. Baik untuk ibu hamil maupun janin dalam kandungan.

Jadi sebelum merencanakan kehamilan, panting bagi wanita penderita lupus untuk memastikan jika penyakit lupus tersebut sudah terkontrol dengan baik selama kurang lebih 6 bulan sebelum merencanakan program kehamilan. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi masalah serius yang tidak diinginkan selama masa kehamilan.

Diskusi dengan Dokter Mengenai Pengobatan

Selian merencanakan kehamilan dan memastikan jika penyakit lupus tersebut dapat terkontrol dengan baik, hal lain yang perlu Anda lakukan adalah berdiskusi dengan dokter mengenai obat-obatan apa yang aman untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Sebab biasanya ada beberapa obat yang harus dihentikan atau bahkan diganti selama masa kehamilan.

Tak hanya itu saja, bahkan terkadang ada juga beberapa obat yang harus dihentikan selama beberapa bulan masa kehamilan. Untuk itu, pastikan Anda berdiskusi dan rencanakan kehamilan dengan dokter yang merawat Anda. Dengan begitu, Anda bisa merencanakan kehamilan sekaligus mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat.

Kunjungi Dokter Kandungan Mengenai Penyakit Lupus Anda

Poin selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengunjungi bidan atau dokter kandungan mengenai penyakit lupus yang Anda derita untuk penanganan khusus. Mengapa? Sebab lupus dengan hamil cenderung memiliki risiko yang tinggi terhadap risiko tekanan darah tinggi dan bayi lahir prematur.

Jadi, sangat penting bagi Anda untuk kontrol dengan teratur ke dokter spesialis kandungan atau kebidanan. Sebab dengan begitu dokter atau bidan akan mampu mengawasi kesehatan ibu dan janin dengan tepat. Hal ini tentu akan ikut mengurangi dan menghindari berbagai risiko buruk yang mungkin saja terjadi selama masa kehamilan.

Hal yang Perlu Dilakukan agar Ibu dan Janin Selalu Sehat

Selian beberapa usaha yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberapa pemantauan ketat yang perlu Anda lakukan selama masa kehamilan. Salah satunya adalah banyak beristirahat. Pastikan Anda tidur dengan teratur dan hindari berbagai aktivitas berlebihan yang akan membuat Anda mudah lelah.

Tak hanya itu saja, Anda juga perlu menjaga pola makan sehat guna menghindari kenaikan berat badan yang berlebihan. Bahkan jika diperlukan rencanakan diet dengan dokter spesialis gizi untuk memastikan asupan makanan Anda sesuai dengan kebutuhan. Bahkan jika terjadi gejala tertentu, segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan yang lebih lanjut.

Itulah penjelasan yang menyatakan jika penderita lupus bisa hamil jika tetap menjadi beberapa hal di atas. Jadi jangan pernah berkecil hati, sebab masih ada peluang jika penderita lupus juga bisa hamil. Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah selalu memperhatikan beberapa hal di atas.

Corak Santri Dalam Diri Sandiaga, Dirasa Sempurna Untuk Menemani Sosok Nasionalis Ibarat Prabowo

“Saya kira, dia (Sandiaga Uno) hidup dialam modern, tapi dia mengalami proses spiritualisasi dan Islamisasi. Saya dapat mengatakan, saudara Sandi merupakan sosok santri di kurun post Islamisme,” ujar Sohibul Iman, Presiden Partai Keadilan Sejahtera


Pandangan publik terhadap Sandiaga Uno memang beragam, tapi dalam kacamata publik selama ini, sosoknya tidak masuk dalam kategori santri. Namun, pernyataan yang diucapkan Sohibul di atas mengambarkan bahwa presiden PKS ini memang mempunyai pandangan berbeda terhadap sosok mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.


Secara konsep, ketiga parpol (PKS, PAN dan Demokrat) setuju untuk mengusung kepemimpinan nasional dan islam dalam konsep dwi tunggal. Dimana menggandengkan kepemimpinan nasional yang dimiliki Prabowo dengan kepemimpinan Islam atau kepemimpinan kaum santri. Oleh alasannya itu Sandiaga dirasa cocok untuk menjadi representasi kaum santri yang sesuai dengan zaman sekarang.


“Mudah-mudahan dia benar-benar menjadi pola pemimpin Muslim yang kompatibel dengan perkembangan zaman,” tambah Sohibul.


Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pun dirasa sempurna memimpin Indonesia periode 2019-2024. PKS, Gerindra, dan PAN pun setuju mengusung Prabowo dan Sandiaga sebagai calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres tahun depan. Bagi Sohibul pun kedua sosok tersebut mempunyai peran matang.


“Kedua tokoh sudah berkiprah dan berprestasi di bidangnya masing-masing,” ujar Sohibul.


Ma’Ruf Jadi Khatib Di Istiqlal, Prabowo-Sandi Pindah Jumatan Ke Sunda Kelapa

Capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno niatnya akan mendaftarkan diri ke KPU hari ini. Sebelum mendaftarkan diri, Prabowo dan kawan-kawan bakal bertemu Susilo Bambang Yudhoyono di Kuningan, dan berjumatan di Masjid Sunda Kelapa bilangan Menteng, Jakarta Pusat.


Sebelumnya Prabowo dan Sandiaga berencana salat Jumat di Masjid Istiqlal, namun berubah haluan dengan pindah ke Masjid Sunda Kelapa. Disisi lain Ma’ruf Amin yang merupakan cawapres dari Jokowi rencananya bakal menjadi khatib salat Jumat di Istiqlal. Hal ini disampaikan pribadi oleh Muhammad Wahyono, Wakil Ketua Bidang Takmir Masjid Istiqlal. Bahkan ketika ini sudah dilakukan sterilisasi oleh Paspampres di sana.


“Menag yang telepon. Masjid Istiqlal kan di bawah beliau. Ya kita melaksanakan,” kata Wahyono dikutip dari Detik.


Entah apa yang menciptakan pasangan Prabowo dan Sandiaga pindah tujuan dari Istiqlal menuju Sunda Kelapa. Apa alasannya aroma persaingan sudah dimulai atau alasannya proses sterilisasi? Menurut, Bung?


Mahfud Menunggu Di Restoran Akrab Joko Widodo Menggelar Jumpa Pers, Keputusan Belum Datang, Beliau Pamit Duluan

Setelah digadang-gadang bakal menemani Joko Widodo sebagai Wakil Presiden di Pilpres 2019, Mahfud MD mengaku kaget atas keputusan orang nomor satu di Indonesia tersebut yang menentukan Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden untuk mendampinginya di Pilpres 2019. Meskipun kaget namun beliau mendapatkan keputusan tersebut dengan tulus sebab beliau menilai proses yang berjalan sangat konstitusional.


“Menurut saya biasa di dalam politik, itu tidak apa-apa. Kita harus lebih mengutamakan keselamatan negara ini daripada sekadar nama Mahfud, nama Ma’ruf Amin atau nama lain,” ujar Mahfud.


Sebelumnya Mahfud mengungkap jikalau dirinya sudah diminta mempersiapkan diri sebagai cawapres. Bahkan beliau melanjutkan, jikalau sudah ada pembicaraan detail soal rencana tersebut. “Saya tidak kecewa, kaget aja,” imbuhnya.


Jokowi berkumpul dengan pimpinan parpol di Restoran Plataran, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, sedangkan Mahfud menunggu di restoran lain yang jaraknya berdekatan. Namun, Mahfud meninggalkan restoran lebih dulu sebelum Jokowi dan para pimpinan parpol gelar jumpa pers.


Urusan Selingkuh Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya

Jangan heran, jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan, menyerupai menduakan Bung dengan pria lain. Mendua atau berselingkuh, sanggup saja dilakukan oleh kaum hawa, alasannya hal ini tidak menutup kepada satu gender saja. Meskipun secara luas, pria sering kali yang kedapatan berselingkuh, namun tetap saja jika urusan lihai dan handal, ternyata Bung kalah jauh loh dibanding si nona.


Sebuah buku karangan Daniel Gomez, bertajuk ‘Play For Win’ yang membahas wacana betapa jagonya si nona untuk mengkhianati kesetiaan, menyampaikan gaya perselingkuhan yang dilakukan oleh si nona jauh lebih rapat dan sulit diendus oleh Bung. Sehingga Bung selalu terkecoh dengan permainannya. Lantas permainan menyerupai apa ya Bung, yang dilakukan si nona sehingga menciptakan perselingkuhannya terkesan rapi.


Sangat Teroganisir Dalam Merangkai Cerita yang Terlampir


 jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya


“Saya sering melihat mereka (perempuan) berhenti di depan rumah rekannya, kemudian berfoto-foto. Lalu, mereka posting photo tersebut di Facebook sebagai bukti mereka bersama teman-teman. Padahal, mereka cuma bertandang ke rumah rekan sepanjang 10 menit, tetapi mereka begitu kreatif untuk memanipulasi realitas supaya tampak selalu bersama teman-teman sepanjang saat, ” tutur Gomez.


Alasan si nona lebih lihai dalam berselingkuh yaitu alasannya ia takut tertangkap berair akan perselingkuhannya. Sehingga si nona pun merangkai dongeng lebih bakir sehingga semua terlihat baik-baik saja. Caranya pun dengan mencari alasan supaya sanggup hang out bareng dengan temannya, menyerupai mengadakan arisan, belanja, hingga makan bareng. Padahal tak keseluruhan kegiatannya dilakukan bersama rekannya.


Si nona Sangat Mengutamakan Keamanan Kala Menjalani Perselingkuhan


 jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya


“Perempuan cenderung menghabiskan banyak waktu dalam merancanakan perselingkuhan. Bahkan mereka mempunyai nomor hp gres untuk berkomunikasi dengan “pacar”-nya itu,” ungkap Gomez. Keamanan menjadi hal utama yang dijaga oleh si nona dalam melancarkan misinya (dibaca: berselingkuh).


Baginya menduakan itu semacam privacy, yang tak sanggup diganggu dan harus dijaga tingkat kerahasiaanya. Dibanding pria yang kerap tak terorganisir dalam melaksanakan perselingkuhan, bahkan ada yang melaksanakan secara terang-terangan.


Insting Turut Serta Beperan, Apalagi Kala Terjadi Hal Genting


 jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya


Insting si nona memang lebih berpengaruh dibanding Bung, dalam berselingkuh pun si nona melakukannya dengan insting. Seperti yang dibahas, jika si nona merupakan orang yang sangat takut apabila perselingkuhannya terbongkar.


Maka ia tahu kapan harus bertemu dengan selingkuhannya, apabila instingnya mencicipi jika hal ini kondusif maka ia tak segan untuk bertemu. Namun, apabila tak baik maka si nona akan mengurungkan niatnya. Oleh alasannya itu, kala Bung selingkuh, si nona menyerupai mempunyai insting tajam, jadi jangan heran jika si nona akan dengan praktis memergoki Bung ketika sedang selingkuh.


Bertingkah Lebih Adem dari Biasanya, Bahkan Tak Lagi Marah Apabila Bung Lakukan Kebiasaan Buruk di Depannya


 jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya


Ada beberapa kebiasaan jelek yang Bung tak sengaja lakukan di depan si nona, dan membuatnya kerap marah. Apesnya, Bung pun tak sanggup lepas dari kebiasaan jelek tersebut, dan respon si nona selalu sama yakni memarahi Bung.


Tetapi apabila ia tak marah, bukan berarti jika ia sudah simpulan dan lelah untuk memberitahumu, Bung. Bisa jadi ada hal yang disembunyikan oleh si nona. Karena di satu posisi, si nona pun sadar bahwa perselingkuhan yang dilakukan yaitu kesalahan dan menciptakan dirinya merasa bersalah padamu, Bung. Dengan begitu si nona pun menentukan tak memarahi Bung untuk meringankan rasa bersalahnya.


Memberikan Banjir Perhatian Tanpa Ada Satu Alasan


 jika si nona sanggup berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya


Para pakar psikologi mengatakan, alasan utama seorang wanita berselingkuh bukanlah seks menyerupai halnya laki-laki. Tetapi alasannya ada korelasi emosional yang berpengaruh dengan orang ketiga. Intinya hal tersebut membuatnya lebih bahagia. Kebahagiaan yang ia terima dari orang ketiga, coba ditularkan kepada Bung yang notabene yaitu kekasihnya. Dengan alasan ingin menyimpan diam-diam dan menutup jejaknya. Agar potensi tertangkap berair lebih kecil. Kaprikornus jika si nona tiba-tiba bersikap manis, tanpa ada alasan atau hari tersebut bukan hari senang kalian berdua, sanggup jadi ada musibah besar dibaliknya.


 


 


Terdapat Pelajaran Berharga Dari Pahitnya Mereka Yang Melaksanakan Perceraian

Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan. Perkara ibarat ini sanggup menimpa siapa saja. Memang, tujuan ijab kabul itu ialah sekali seumur hidup. Tetapi kondisi dan situasi ‘kan tidak ada yang tahu, sehingga mengarahnya suatu kekerabatan ke arah perpisahan sanggup saja terjadi yang ditengarai oleh banyak faktor dibelakangnya. Salah satunya ialah KDRT, yang menjadi salah satu alasan selain adanya orang ketiga.


Perlakuan emosional yang diterima dari pasangan menciptakan seseorang tak kuasa untuk mempertahankan kekerabatan lebih jauh, Bung. Tak menutup mata, pelaku KDRT sendiri didominasi oleh kaum adam. Namun dibalik itu semua, kita pun tak mengharapkan kekerabatan yang terangkum dalam ikatan sumpah sehidup semati untuk terputus. Lagi pula perceraian ialah salah satu hal yang tak ingin didengar oleh setiap pasangan.Tetapi ada beberapa hal yang kita sanggup pelajari dari perceraian yang dialami oleh mereka, pasangan yang kurang beruntung hingga harus menyudahi ikatannya.


Timbulnya Gejala Hubungan yang Mengarah ke Arah Toxic


Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian


Toxic relationship adalah proses kala kekerabatan tak lagi menyenangkan bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan hingga kala ijab kabul sudah jawaban digelar, Bung dan si nona gres menemui ternyata salah satu dari kalian sudah mengarah ke arah toxic relationship.


Hal-hal yang berkaitan dengan hal itu ibarat merasa tidak kondusif akan hubungan, timbulnya kecemburuan, munculnya sifat egois, lalu rasa ketidakjujuran, hingga menawarkan komentar negatif maupun merendahkan. Apabila seorang pasangan sudah mengalami konflik batin yang mengarah kepada amarah, depresi, dan kecemasan itu sudah sanggup dipastikan jikalau kekerabatan mengarah ke arah toxic relationship.


Jangan Menyembunyikan Masalah Keuangan


Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian


Uang ialah kunci. Tidak salah kok Bung jikalau kami berkata ibarat itu, karena problem keuangan sangat krusial bagi setiap pasangan. Jangan sembunyikan dan terbukalah, jikalau dari awal Bung sudah terbuka perihal problem keuangan terhadap si nona itu merupakan langkah yang positif. Bung sanggup membuatkan kepada si nona perihal janji mengenai keuangan rumah tangga. Seperti siapa yang bertanggung jawab terhadap apa.


Berkaitan dengan Pernikahan, Masalah Harus Diselesaikan secara Berduaan


Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian


Karena ini berkaitan dengan problem Bung dan si nona, sebisa mungkin problem harus diselesaikan berdua. Boleh saja untuk meminta pendapat kepada orang lain perihal problem yang kalian alami, tapi sebisa mungkin orang tersebut dari keluarga Bung atau keluarganya. Hal ini hanya bersumber kepada saran, jangan hingga ranah sensitif bahkan hingga malu harus Bung beberkan.


Hindari Curhat Terang-terangan di Media Sosial, meskipun Hanya Bersifat ‘Kode’ Semata


Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian


Ingatlah Bung ataupun si nona, media umum bukanlah buku harian di mana Bung sanggup curahkan segala emosi dan perasaanmu. Lantaran, tak pantas untuk membagikan permasalahan keluarga di sosial media. Meskipun muncul ungkapan simpati atau respon simpatik dari kalangan teman, tetap saja hal tersebut tak layak dilakukan.


Jangan Mengacuhkan Keluarganya, Karena Bung Ada Masalah Dengannya


Putusnya ikatan ijab kabul antara suami dan istri memang tak mengenakkan Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian


Masalah Bung dengan dia, jangan hingga merembet ke keluarganya. Dalam kasus pernikahan, apabila melibatkan perseteruan kedua belah pihak pasangan, jangan hingga menciptakan pihak keluarga terseret ke dalamnya. Bagaimana pun, kala Bung sudah menikah, keluarganya ialah keluarga Bung juga, ‘kan?


 


Sandiaga Uno Akan Tanggalkan Jabatan Sebagai Syarat Pencalonan Cawapres

“Besok pagi kayaknya,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik, ketika ditanya kapan Sandi mundur dari jabatan wagub DKI Jakarta. Dengan alasan Sandiaga Uno bakal maju dalam Pilpres 2019 menemani Prabowo Subianto.


Duet Prabowo-Sandi memang sering terdengar akhir-akhir ini, dikala simpang siurnya calon yang disebutkan untuk menemani Prabowo dalam Pilpres. Berarti tanggal 10 Agustus 2018 menjadi hari pengumuman pengunduran diri Sandiaga Uno.


Taufik diisukan jadi pengganti Sandi di jajaran Pemprov DKI Jakarta. Namun ia menjawab normatif ketika dikonfirmasi mengenai isu yang beredar tersebut.


“Sesuai UU pengisian jabatan, wagub diusulkan oleh partai pengusung dipilih DPRD,” sebutnya menyerupai dikutip Detik.


Sedangkan Sandiaga sudah mengajukan surat keterangan tidak pailit ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, menyerupai beberapa pemberitaan. Bahkan hal ini pun sudah diiyakan oleh Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


“Iya barusan Sandiaga (mengajukan). Sudah ada tiga orang yang ajukan, Jokowi, Prabowo, Sandiaga,” kata Humas PN Jakpus Jalamudin Samosir kepada Detik.